MAN 1 Karanganyar menyelenggarakan Gladi Bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di Laboratorium Komputer Kampus 1 pada 30-31 Juli 2025. Sebanyak 50 siswa kelas XI terpilih mengikuti simulasi ini, dengan hari pertama menguji kompetensi literasi dan hari kedua berfokus pada numerasi, sebagai bagian dari persiapan menghadapi evaluasi nasional yang mengukur mutu pendidikan tersebut.
Kegiatan gladi bersih ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur teknologi sekaligus membiasakan peserta dengan sistem ujian berbasis komputer. Pelaksanaan di laboratorium sekolah menunjukkan kesiapan MAN 1 Karanganyar dalam menyongsong ANBK resmi yang akan datang, dengan seluruh perangkat komputer dan jaringan internet telah dipersiapkan secara optimal.
ANBK sebagai evaluasi nasional dirancang untuk memetakan mutu pendidikan melalui pengukuran tiga aspek utama: literasi, numerasi, dan karakter siswa. Gladi bersih ini memberikan gambaran nyata tentang mekanisme pelaksanaan asesmen sekaligus mengidentifikasi potensi kendala teknis yang mungkin muncul.

Simulasi hari pertama berfokus pada pengujian kemampuan literasi membaca siswa, sementara hari kedua mengukur kompetensi numerasi. Kedua sesi ini dirancang menyerupai kondisi ANBK sesungguhnya, mulai dari durasi pengerjaan hingga jenis soal yang diujikan.
Hasil gladi bersih akan menjadi bahan analisis penting bagi sekolah untuk meningkatkan kemampuan siswa sebelum menghadapi asesmen nasional yang sebenarnya. Tim guru dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan menyusun strategi pembelajaran yang lebih terarah.
Pelaksanaan gladi bersih ini juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan ujian berbasis komputer. Mereka dapat mengenal antarmuka sistem, mekanisme navigasi soal, dan manajemen waktu pengerjaan yang efektif.
MAN 1 Karanganyar melalui kegiatan ini menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi ANBK dengan optimal. Sekolah berharap hasil asesmen nantinya dapat merefleksikan mutu pendidikan yang sesungguhnya sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pembelajaran. (Humas)







