MAN 1 Karanganyar, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia, MAN 1 Karanganyar menyelenggarakan Upacara Bendera. Upacara dilaksanakan di halaman MAN 1 Karanganyar, pada hari Senin 17 Agustus 2020.  Hadir dalam upacara seluruh guru karyawan MAN 1 Karanganyar dan diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI dan XII secara virtual melalui Live Streaming.

Seluruh Peserta memenuhi Protokol kesehatan

Dalam masa pandemi yang belum usai Upacara di MAN 1 Karanganyar dilasanakan dengan memenuhi protokol kesehatan, semua cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, fisical distanching terlihat dengan jarak peserta dalam barisan minimal 1 meter. Untuk memperkuat rasa nasionalisme semua peserta mengenakan maskes merah putih dan seluruh siswa wajib mengkuti upacara di rumah masing-masing secara virtual.

Tampil sebagai petugas upacara adalah seluruh guru karyawan MAN 1 Karanganyar, sebagai pembawa acara Luthfiah Nurzain, S.Pd, pembaca Undang Undang Dasar 1945 Imro Atusn Sakurina, SPd, pengibar bendera Shofwan Havied Mustofa, M.Pd.I, Singgih Wicaksono, S.Pd. dan Husin, S.Pd , komandan kompi Harto, M.Pd.I, pemimpin upcara Ledy Kusmua, S.Pd. Derigen Nining Yuliani, S.Pd. Perwira Sriyadi, M.Pd. Ajudan Ciptoningtyas Fortuna Dewi S.Pd.  pembaca Doa Salim Akhmadiyanto, S.Pd., serta Inspektur Upacara Kepala MAN 1 Karanganyar Dr. Lanjar Utami, M.Pd.

Dr. Lanjar Utami, M.Pd. bertindak sebagai Pembina Upacara

Dalam Sambutannya Dr. Lanjar Utami menyampaikan rasa syukur yang mendalam, dalam masa wabah covid-19 kita bisa melaksanakan Upacara Bendera 17 Agustus 2020 walaupun dengan peserta terbatas, diikuti guru karyawan secara langsung dan diikuti siswa melalui virtual. “Hal ini dilaksanakan bertujuan untuk memupuk rasa nasionalisme” tandasnya. Selanjutnya beliau membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah.  

Diakhir sambutannya kepala Madrasah yang genap dua tahun memimpin MAN 1 Karanganyar, ini berpesan : “Anak-anakku kalian adalah pemilik masa depan bangsa ini, walaupun masa pandemi COVID-19 harus dilaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh, jangan patah semangat,  kembangkan terus potensi dan prestasi kalian, jalin persahabatan dengan kawan-kawan, sayangi teman, hormatilah orang tua dan guru kalian, jadikanlah mereka sebagi suluh kehidupan. ”. “Dan bagi Bapak/Ibu Guru, bapak ibu guru adalah idola yang dibanggakan, kehadiran Bapak Ibu sangat dinanti dan dirindukan, peran Bapak Ibu tidak bisa digantikan oleh teknologi secanggih apapun, untuk itu, mari kita bawa siswa kita menuju puncak puncak kecermalangan baru” imbuhnya.  “Terakhir apreasi kepada Bapak Ibu guru karyawan, yang dalam suasana seperti ini bisa melaksanakan upacara dengan khidmat, baik yang menjadi petugas ataupun yang sebagai peserta secara langsung mapun yang secara virtual. Upacara ini adalah sebagai bentuk ibadah, semoga menjadi jariyah dan dapat dituai sebagi kebaikan dunia akhirat, dan semoga bangsa indonesia segera terbebas dari Wabah Covid-19” pungkasnya.

Pemotongan Tumpeng

Usai Upacara dilaksanakan pemotongan tumpeng sebagai tanda syukur atas segala rahmat Alloh dan memohon kepada Alloh SWT agar bangsa Indonesia segera terlepas dari wabah covid-19 sehingga proses belajar mengajar bisa dilaksnakan dengan sebaik-baiknya,  do’a diimami oleh Drs. H. Muh. Zuhri, M.Pd.

By admin