Pembentukan Prestasi Siswa Sejati dengan, “Character Building” MAN 1 Karanganyar

Sifat atau karakter  seseorang itu tidaklah sama, bahkan saudara kembar pun mempunyai  karakter yang berbeda.  Akan tetapi ada 2 istilah yang akan Kita bahas di sini, yaitu  bentuk karakter dan pembentukan karakter. Bentuk karakter dapat diartikan sifat dari lahir, sedangkan pembentukan karakter itu  sifat seseorang yang dapat berubah atau diubah melalui  Pendidikan, pengalaman, maupun siraman rohani. Karena ada pepatah pakailah ilmu padi, semakin berisi maka akan semakin merunduk, demikian juga pembentukan yang akan kita bahas di sini.

Agenda character Building ini terselenggara di Malang , tepatnya di Hotel Swiss Belinn pada hari Jum,at , 7 Oktober 2022 . Adapun susunan acara tersebut diantaranya :

1. Pembukaan

2. Menyanyikan lagu Indonesia Raya

3. Menyanyikan Mars Madrasah

4. Sambutan Kepala Madrasah Dr. Lanjar Utami, M.Pd.

5. Ucapan Puji Syukur Alhamdulillah arahan dari kakankemenag Drs. Miharso, M.M

    – Terima kasih kepada sesepuh

.   – Tujuan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sebagaimana dalam PMPZI

       Yaitu menyampaikan pesan dari  Bapak Kasubdit untuk menyemangati para guru

       menjalin silaturahmi dan membuka unek – unek.

6.  Kuis oleh Kepala Madrasah

  1. Apa moderasi beragama, terjawab  M. Qomaruddin, M.Ag.
  2. Indikator beragama terjawab  Kusrini, S.Pd.
  3. PMPZI ada 6 area pengungkit terjawab  Slamet, S.Pd

Semua ASN harus ikut Diklat Moderasi  beragama. Dengan pelayanan prima dari  guru kepada anak didik . Guru seharusnyalah mengetahui dan menyesuaikan kondisi anak saat memberikan pembelajaran. Target kita sebagai pendidik yaitu, Input biasa tapi dengan proses yang akhirnya siswa lulus atau output dapat menjadi luar biasa atau hebat. .

Salam sinergi hendaklah selalu menjadi prinsip dalam kita membimbing anak

7. Sambutan Kepala Tata Usaha Bapak Sutoto, SH., M.M

    Beliau berpesan supaya keluarga besar Madrasah menjaga kekompakan

    Yang yunior akan menggantikan posisi senior yang akan pensiun atau purna, jadi yunior

     hendaklah selalu belajar.

    Anggota organisasi ( guru dan karyawan ) itu ada 4 karakter ketika bekerja, diantaranya :

  1. Orang jalanan, bebas maunya tidak ada aturan. Jika ada aturan yang mengikat maunya menentang.
  2. Jajan di warung, maunya dilayani tidak mau melayani, jam kerja selesai pulang, tidak kreatif.
  3. Tamu, tidak  melakukan apa apa atau gak peduli rumahnya, karena Mereka  merasa bukan rumahnya atau tidak merasa memiliki alias cuek.
  4. Tuan rumah, peduli dalam semua hal yang terjadi dan berusaha memajukan Madrasah,karena itu tugas Kita.

Kepala Tata Usaha menegaskan ,pelanggaran etika moralitas, hendaklah dihindari karena berakibat pemberhentian,karyawan atau pemindahan dengan tidak hormat. Di MAN 1 Karanganyar ini jangan sampai terjadi. Perbuatan asusila dan jual beli jabatan.  Dalam menjalani kehidupan ini hendaklah berfilosofi seperti sepatu, yaitu selalu bekerja secara tulus ikhlas, walau berada di bawah siap menghantarkan kemana saja tuannya pergi tanpa Lelah, tanpa pamrih. Ketika bekerja bersinergi selalu diutamakan, karena Kita tak bisa bekerja sendiri. Selalu berdampingan dengan pasangan sepatunya. Ketika kita  melakukan sinergi yang berat berasa ringan, karena saling mengisi. Jangan merasa paling , karena sejatinya hidup kita harus memiliki karakter yang menghargai orang lain dengan mengutamakan kepentingan bersosial.yang belent atau seimbang dengan kepentingan pribadi.

Perenungan agar Sinergi dapat diterapkan pada masing- masing pribadi ASN yaitu, bentuk tak persis sama tapi serasi,tak pernah kompak tapi tujuannya sama, tak pernah ganti posisi tapi saling melengkapi, tidak pernah ganti pasangan, sederajat tak ada yang merasa lebih, satu hilang satu tidak memiliki arti karena tidak saling injak,  apabila 1 robek 1 menunggunya, tidak bergandengan 1 depan 1 belakang tapi tidak pernah meninggalkan, sepatu selalu  rukun bersama. Itulah makna dari filosofi sepatu yaitu selalu bersinergi yang akhirnya akan mengukirkan dan mengantarkan siswa -siswinya dengan prestasi  yang sesungguhnya yaitu siswa berkarakter.

Salam sinergi mengukir prestasi

Semua ASN harus ikut Diklat Moderasi  beragama. Dengan pelayanan prima seorang guru pada anak didik , seharusnyalah mengetahui dan menyesuaikan kondisi anak saat memberikan pembelajaran. Target kita sebagai pendidik yaitu, Input biasa tapi dengan proses yang akhirnya siswa lulus atau output dapat menjadi luar biasa atau hebat. .

Salam sinergi hendaklah selalu menjadi prinsip dalam kita membimbing anak .

An. @jurnalistik team_.