Ambalan Pramuka MAN 1 Karanganyar menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertema “Pentingnya Kesehatan Mental Bagi Remaja” pada 8 Agustus 2025 di Aula Kampus 1. Acara yang bekerja sama dengan Lembaga Cahaya Bagi Bangsa dari Semarang ini diikuti seluruh siswa kelas X dan dewan ambalan dengan antusias tinggi, bertujuan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan mental di era digital.
Kegiatan sosialisasi ini fokus pada pembahasan perilaku positif dan penggunaan gawai yang bijak di kalangan remaja. Narasumber dari Lembaga Cahaya Bagi Bangsa menekankan bahwa masa remaja merupakan fase kritis dalam pembentukan karakter dan emosi seseorang, sehingga kesehatan mental harus menjadi prioritas utama dalam perkembangan diri.
Dalam paparannya, narasumber menjelaskan berbagai tantangan kesehatan mental yang dihadapi generasi muda di era digital. Mereka menyoroti pentingnya keseimbangan antara kehidupan nyata dan dunia maya, serta cara-cara praktis untuk menjaga stabilitas emosi dalam kehidupan sehari-hari.
Ambalan Pramuka MAN 1 Karanganyar sengaja memilih tema kesehatan mental mengingat meningkatnya kasus gangguan psikologis di kalangan pelajar. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif sekaligus keterampilan mengelola emosi dan stres dalam menghadapi tekanan akademik maupun sosial.
Sosialisasi berlangsung interaktif dengan melibatkan peserta dalam diskusi dan simulasi kasus. Metode ini dipilih agar materi tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga dapat diaplikasikan langsung dalam kehidupan nyata oleh para peserta.
Kerjasama dengan Lembaga Cahaya Bagi Bangsa memberikan nilai tambah pada kegiatan ini, mengingat lembaga tersebut memiliki pengalaman luas dalam penanganan masalah kesehatan mental remaja. Materi yang disampaikan disesuaikan dengan konteks kebutuhan pelajar di lingkungan madrasah.
Kegiatan ini menutup dengan komitmen bersama untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental diri sendiri dan lingkungan. Ambalan Pramuka MAN 1 Karanganyar berencana menjadikan program kesehatan mental sebagai agenda rutin, sekaligus mengembangkan sistem pendampingan sebaya bagi siswa yang membutuhkan. (Humas)
